(Guru Mulia Al Alim Al Allamah Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz Bin Syech Abu bakar bin Salim )
------------------------------
Kadang-kadang bangun malam(sholat tahajjud) dan puasa sunnah malas,
tapi derajat di surga ingin paling tinggi.
.
Namun, kita yang malas bangun malam dan puasa sunnah masih ada kesempatan untuk mendapatkan ridho Allah SWT dan menempati surga paling tinggi.
.
Caranya perbanyaklah membaca sholawat kepada Rasulullah SAW dan disertai juga berdoa untuk bisa mengerjakan bangun malam dan puasa sunnah.
.
Dengan memperbanyak bacaan sholawat inilah Allah akan menurunkan rohmatnya kepada pembaca sholawat.
.
Kalau orang mendapatkan rohmat Allah, maka ia akan mudah sekali bangun malam dan puasa sunnah.
.
Syaikh Ibnu 'Athoillah As-Sakandari berkata tentang keutamaan membaca sholawat:
.
من فاته كثرة الصيام والقيام
.
Barang siapa yang luput kepadanya banyak puasa sunnah dan bangun malam
.
فليشتغل بالصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم
.
Maka hendaklah ia menyibukkan dengan membaca sholawat kepada Rasulullah SAW
.
فانك لو فعلت فى جميع عمرك كل طاعة ثم صلى الله عليك صلاة واحدة
.
Karena sesungguhnya kamu kalau mengerjakan semua ketaatan dalam semua usiamu, kemuadian Allah bersholawat(memberikan rohmat) kepadamu dengan satu kali bersholawat
.
رجحت تلك الصلاة الواحدة منه على كل ما عملته فى عمرك من جميع الطاعات
.
Maka lebih berat satu sholawat dari Allah di bandingkan setiap ketaatan yang engkau kerjakan dari semua ketaatan dalam usiamu
.
لأنك تصلى على قدر وسعك وهو يصلى عليك على حسب ربوبيته وكرمه
.
Karena sesungguhnya kamu bersholawat menurut kadar kekuatanmu sedangkan Allah bersholawat kepadamu(memberikan rohmat) menurut kadar ketuhanan dan kedermawanannya.
.
Satu kali sholawat(limpahan rohmat) saja dari Allah bisa mengungguli semua ketaatan kita, apalagi dua, tiga kali sholawat dari Allah kepada kita,
sedangkan Rasulullah SAW bersabda:
.
من صلى على واحدة صلى الله عليه عشرا. رواه مسلم،ابو داود،النسائ وابن حبان
.
Artinya: “Barang siapa bersholawat kepadaku dengan satu kali sholawat,
maka Allah bersholawat kepadanya(memberikan rohmat kepada pembaca sholawat) dengan sepuluh kali sholawat.” (HR. Muslim, Abu Daud, An-Nasai dan Ibnu Majah)
Bila kita mencermati eksistensi dari Perusahaan Otobis (PO) atau Pengusaha Kendaraan Angkutan Umum jenis Bis yang ada di Kabupaten Kuningan, sejauh yang penulis ketahui misalnya pernah ada Bis “Kuningan Jaya, Buni Geulis, Mitra Sari, Setia Negara, Aman Sejahtera, Luragung Jaya dan Putra Luragung, atau mungkin ada lagi yang lainnya” sepertinya Perusahaan Bis Luragung Jaya merupakan salah satu perusahaan yang tetap menunjukkan eksistensinya yang bertahan lama terus beroperasi sampai sekarang ini. Terlepas dari seluk beluk urusan internal PO tersebut masing-masing seperti masalah kapan awal waktu kelahirannya (mulai beroperasi), managerialnya, mengapa akhirnya pailit, dll. Yang ingin penulis soroti adalah penggunaan nama “Luragung” dan selanjutnya tambahan kata “Jaya” di suku kata kedua, serta juga “Putra Luragung” (perusahaan anak dari Luragung Jaya) yang sepertinya pemakaian nama “Luragung” ini membawa hoki bagi kelanggengan perusahaan bis ini di saat sekarang ini di Kabupaten Kuningan...
Komentar
Posting Komentar